JOKOWI AJAK RAJA BELGIA KE INDONESIA
Presiden
Joko Widodo (Jokowi) mengundang Raja Belgia Philippe Leopold Louis Marie untuk
melakukan kunjungan ke Tanah Air usai melakukan diskusi selama 30 menit antara
kedua Kepala Negara tersebut.
Jokowi menilai kedekatan Indonesia dan Belgia
sudah terjalin cukup lama, yaitu lebih dari 70 tahun sehingga orang nomor satu
di Indonesia itu secara langsung mengajak Raja Philippe untuk berkunjung ke
Indonesia.
“Saya
[mengundang Raja] karena saya rasa kedekatan ini menjadi modal penting
kemitraan Indonesia-Belgia ke depan,” katanya di Istana Laeken, Brussels, Rabu
(14/12/2022).
Selain soal
hubungan kedua negara, dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang 30 menit
tersebut, Jokowi juga membahas isu penguatan kerja sama ekonomi dan kerja sama
di bidang perubahan iklim. Untuk diketahui, saat tiba di Istana Laeken, Jokowi
disambut langsung di pintu masuk Istana Laeken yang merupakan kediaman resmi
keluarga kerajaan Belgia.
Kemudian,
kedua pemimpin Negara pun melakukan foto bersama dan setelahnya keduanya menuju
ruang pertemuan.
“Lebih dari
70 tahun, Belgia menjadi mitra penting dan strategis Indonesia. Sebagai bagian
dari Komisi Tiga Negara tahun 1947, Belgia menjadi bagian penting sejarah
kemerdekaan Indonesia. Belgia juga salah satu negara Eropa yang pertama kali
mengakui kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.
Sekadar
informasi, setelah bertemu Raja Philippe, Jokowi akan menuju Gedung Europa
untuk menghadiri sejumlah rangkaian KTT Peringatan 45 Tahun Asean-Uni Eropa.
Kegiatan
yang akan diikuti Kepala Negara yakni mulai dari penyambutan resmi, sesi
pembukaan, sesi foto bersama, dan juga sesi pertemuan. Di tempat yang sama,
Jokowi juga diagendakan melaksanakan pertemuan bilateral dengan sejumlah
pemimpin negara Uni Eropa.
Malam
harinya, Jokowi dan Ibu Iriana akan menghadiri jamuan makan malam di Musée
Royal de Beaux-Arts.
Setelahnya,
Kepala Negara dan Ibu Negara beserta rombongan menuju Bandara Abelag untuk
bertolak kembali ke Tanah Air dengan menempuh perjalanan selama sekitar 15 jam
hingga tiba di Indonesia.
0 Komentar