Survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan tingkat
kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo
mencapai 80,9 persen.
“Ketegasan Jokowi dalam menjaga perdamaian dan
menyelamatkan dunia dari ancaman krisis ekonomi berbuah pada tingginya kepuasan
publik,” kata Direktur Eksekutif indEX
Research Vivin Sri Wahyuni, Kamis (14/7/2022).
Dijelaskan pula bahwa disrupsi ekonomi yang landa
dunia diperparah oleh perang antara Ukraina dan Rusia. Indonesia yang saat ini
memimpin Presidensi G20 ditantang untuk memberikan solusi perdamaian dan
pemulihan ekonomi dari ancaman krisis.
“Atas dasar itu, Presiden Jokowi memutuskan untuk
melakukan kunjungan ke Ukraina dan Rusia,” ucapnya.
Jokowi tercatat sebagai pemimpin Asia pertama
yang mengunjungi Ukraina pasca invasi. Determinasi Jokowi dalam upaya
menciptakan perdamaian dunia dan menyelamatkan dunia dari krisis mendapat
apresiasi publik.
Kepuasan publik bertahan cukup tinggi selama
paruh awal 2022 setelah sempat anjlok hingga 60,8 persen yang dipicu oleh
varian delta pada gelombang kedua Covid-19. Sesudahnya, kenaikan kasus Covid-19
akibat varian omicron dan subvarian BA.4-BA.5 tidak terlalu dirasakan dampaknya
oleh masyarakat.
Sebanyak 18,1 persen publik merasa tidak puas, di
antaranya 1,9 persen tidak puas sama sekali dan tidak tahu/tidak jawab 1,0
persen.
Di tengah tekanan negara-negara Barat untuk
memberi sanksi kepada Rusia, kata Vivin, Jokowi berusaha menghadirkan
pihak-pihak yang bertikai dalam forum-forum G20.
Jokowi bahkan mengundang Presiden Rusia Vladimir
Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk hadir di KTT G20 di Bali
pada bulan November mendatang. Dengan memegang teguh prinsip bebas aktif,
Jokowi terlibat langsung dalam mediasi konflik kedua negara.
Desakan Jokowi agar pasokan pangan dan pupuk
tidak terganggu juga menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang yang
banyak bergantung pada Rusia dan Ukraina. Indonesia banyak mengimpor gandum
dari Ukraina, sedangkan bahan baku pupuk dari Rusia sangat dibutuhkan untuk pertanian,
khususnya beras.
“Publik domestik dan internasional masih akan
melihat apakah kepemimpinan Jokowi dalam Presidensi G20 mampu menciptakan
perdamaian dunia dan pemulihan ekonomi pasca pandemi,” kata Vivin.
Jika berhasil, Vivin meyakini bahwa publik akan
makin puas terhadap Jokowi dan Indonesia akan makin menempati posisi strategis
dalam percaturan global.
Survei Index
Research dilakukan pada tanggal 1hingga 7 Juli 2022 terhadap 1.200 orang
mewakili semua provinsi. Sampel dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling), diwawancara
secara tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan. Margin of error survei sebesar 2,9 persen dan pada tingkat
kepercayaan 95 persen.
0 Komentar