JELANG NATARU, GANJAR AJAK BUPATI - WALI KOTA
ANTISIPASI HARGA PANGAN NAIK
Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan mengumpulkan Bupati hingga Wali Kota se-Jateng
untuk membahas strategi mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang
natal dan tahun baru (nataru). Rapat koordinasi tersebut akan digelar pada
pekan ini.
"Kemarin
sedang ngobrol-ngobrol dengan Forkopimda, mungkin minggu-minggu ini kita segera
rapat untuk persiapan harga komoditas, transportasi, tempat-tempat pariwisata.
Kita akan pantau terus agar berjalan dengan baik," kata Ganjar di Gedung
Sasana Widya Praja PBSDMD Pemprov Jateng, Semarang, Jateng, Rabu (14/12).
Ganjar
menjelaskan, harga bahan pokok biasanya relatif naik menjelang nataru. Oleh
karena itu, saat ini pihaknya terus mengawasi kenaikan ini.
"Kalau
supply-nya dan stoknya ada, maka distribusinya mesti kita awasi sekarang biar
tidak ada spekulan yang memainkan situasi ketika kemudian kebutuhan lagi
meningkat," kata Ganjar.
Harga beras
kualitas medium di Jateng saat ini berada di kisaran Rp10.740 per kilogram,
harga cabai merah Rp40.600 per kilogram dan harga cabai rawit hijau Rp47.000
per kilogram. Semua harga tersebut stabil berdasarkan data terakhir per 13
Desember 2022.
Sebelumnya,
upaya antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok dan komoditas telah dilakukan
seperti menggencarkan operasi pasar untuk memastikan persediaan, suplai, dan
kestabilan harga di pasar.
"Lakukan
operasi pasar, pastikan stoknya tercukupi, pastikan transportasinya tercukupi
dan membantu. Kalau itu terjadi maka kita akan bergerak bersama karena sebentar
lagi trennya akan naik," jelas Ganjar.
Tak hanya
itu, Ganjar juga menginstruksikan jajarannya untuk mengecek langsung sejumlah
gudang penyimpanan bahan pokok dan komoditas pangan. Hal ini juga dilakukan
untuk menekan laju inflasi di Jateng hingga memastikan ketahanan pangan yang
dimiliki.
"Saya
sudah perintahkan Dinas Pertanian untuk mengecek, kalau ada stok gabah atau
beras di tingkat petani, maka Pak Mendagri sudah mengarahkan bahwa BULOG bisa
membeli dengan harga yang tinggi, jadi melebihi HPP," ucap Ganjar.
0 Komentar