Setidaknya
ada belasan tol yang direncanakan beroperasi hingga akhir tahun ini. Mengutip
catatan Kementerian PUPR, per Juni 2022, setidaknya ada 4 ruas tol atau
sepanjang 42,98 KM telah diresmikan.
Sampai akhir
tahun ini ditargetkan ada 16 ruas tol baru yang siap diresmikan dengan total
panjang 332 kilometer. Dengan begitu, panjang tol di Indonesia yang beroperasi
akan mencapai 2.955 kilometer.
Berdasarkan
data Kementerian PUPR, 16 ruas tol yang ditargetkan beroperasi tahun ini
adalah:
- Tol
Cibitung - Cilincing (24,65 kilometer) seksi 2 dan 3
- Tol Padang
- Pekanbaru seksi Pekanbaru - Bangkinan (31,0 km)
- Lubuk
Linggau - Curup - Bengkulu seksi Bengkulu - Taba Penanjung (16,7 km)
- Serpong -
Cinere Seksi 2 Pamulang - Limo
- Cinere -
Jagorawi Seksi 3 Limo - Kukusan 5,5 km
- Bekasi -
Cawang - Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1A, 2A dan 2A ujung (6,6 km).
- Serpong
Balaraja Seksi 1 A (5,2 km)
- Jakarta -
Cikampek II Selatan Paket 3 Kutanegara - Sadang (8,5 km)
- Cileunyi -
Sumedang - Dawuan Seksi 26 (49,3 km)
- Sigli -
Banda Aceh seksi 1,5,6 (38,2 km)
- Semarang -
Demak Seksi 2 Sayung - Demak 16,3 km)
- Indralaya
- Prabumulih (64,7 km)
- Cigombong
- Cibadak (11,9 km)
- Kuala
Tanjung - Tebing Tinggi - Prapat seksi 1 dan seksi 2 Tebing Tinggi - Kuala
Tanjung (38,5 km)
- Cibitung -
Cilincing seksi 4 Tarumajaya - Cilincing (7,52 km)
- Cimanggis
- Cibitung Seksi 2 segmen Jatikarya - Cikeas (3,5 km).
Terbaru,
menurut laman BPJT, pada 6 Juli lalu, tol Becakayu telah melaksanakan uji laik
fungsi dan uji laik operasi. Saat ini masih menunggu sertifikat laik fungsi
dari Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, sertifikat laik operasi
Ditjen Bina Marga supaya dapat dioperasikan.
Begitu juga
dengan tol Cibitung-Cilincing seksi 2-3 sepanjang 24 KM sudah siap untuk
dioperasikan. Saat ini hanya menunggu dari arahan pemerintah.
Berlanjut ke
tol Serpong Balaraja seksi 1 sepanjang 5,15 km, juga telah melakukan uji laik
fungsi (ULF) pada 23 - 24 Juni lalu. Dan tengah menunggu sertifikat laik fungsi
dari Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Bina Marga.
0 Komentar